Tag Archive | DWP KBRI London

Ghea Panggabean di Arisan DWP KBRI London

Salah satu kegiatan rutin Bidang Sosial Budaya DWP KBRI London adalah mengadakan pertemuan pengurus dan anggota DWP KBRI yang biasanya diadakan sebulan sekali. Selain dimaksudkan untuk menjaga dan mempererat tali silaturahmi dan wadah menyampaikan informasi dari pengurus kepada anggota atau sebaliknya, dalam pertemuan ini juga diadakan arisan dan biasanya ada puncak acara yang diselenggarakan oleh Bidang Pendidikan. Agar tidak monoton, pelaksana Bidang Pendidikan senantiasa menyiapkan topik materi yang bervariasi dengan menghadirkan pembicara atau pendemo yang ada disekitar London untuk berbagi ilmu, ketrampilan atau pengalaman.

Ghea Panggabean yang sudah beberapa hari berada di London atas undangan PM Malaysia dalam rangka ikut bagian dalam mengisi acara Islamic Fashion Festival (IFF) pada 25 April 2012, suatu event atas gagasan Raja Rezza Shah dari Malaysia yang diselenggarakan untuk kedua kalinya di London, tidak keberatan saat diminta untuk mengisi acara pertemuan rutin DWP KBRI London. Walhasil, pada pertemuan dan arisan DWP KBRI London yang diadakan pada tanggal 27 April 2012 di Wisma Nusantara hadirlah Ghea Panggabean, seorang desainer Indonesia dibidang tekstil dan busana etnik Indonesia bersama krunya untuk berkenalan, berbagi pengalaman dan mempresentasikan karyanya dalam sebuah peragaan busana. Continue reading

Advertisements

Discover The Beauty of West Java

“DISCOVER THE BEAUTY OF WEST JAVA”
LADIES COFFEE MORNING 2011
LONDON, UK

                             AUTUM  LEAVES
                             (by Nat King Cole)

The falling leaves drift by the window
The autumn leaves of red and gold
I see your lips, the summer kisses
The sun burned-hand I used to hold

Since you went away, the days grow long
And soon I’ll hear the winter song
But I missed you most of all my darling
When autumn leaves start to fall

     ……………End

Demikianlah sebuah petikan  lagu yang begitu indah dan begitu terkenal untuk di nyanyikan serta enak sekali di dengarkan pada saat memasuki musim gugur kali ini. Continue reading

Serah Terima Jabatan Pengurus DWP KBRI London

Pada hari Kamis 4 Agustus 2011,  agenda serah terima jabatan di lingkungan DWP KBRI London dilaksanakan.

Agenda yang dilaksanakan adalah acara resmi berupa Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) antara Sekretaris, Ketua Bidang Sosial-Budaya dan Ketua Bidang Pendidikan yang lama kepada Sekretaris, Ketua Bidang Sosial-Budaya dan Ketua Bidang Pendidikan yang baru. Acara tertutup yang dihadiri oleh seluruh pengurus DWP KBRI London tersebut dilaksanakan di ruang Crutaçala KBRI London.

Serangkaian mata acara dilaksanakan dalam acara seremonial ini. Penandatanganan Berita Acara Serah Terima Jabatan dilakukan setelah dilakukan pembukaan dan menyanyikan lagu Hymne Dharma Wanita Persatuan. Pada kesempatan tersebut Ibu Risandrani Thamrin selaku Ketua Dharma Wanita Persatuan KBRI London menyaksikan serah terima jabatan antara: Continue reading

Bersyukur Kunci Kebahagian

“Bila kita selalu bersyukur dan terus bersyukur maka akan mendatangkan kebahagian”, demikian dikatakan oleh Ibu Fatmawati Shihab, istri dari ulama besar Indonesia, Bapak Prof. DR. Muhammad Quraish Shihab, dalam kunjungannya baru- baru ini ke London.

Menurut Ibu Fatma, demikian nama panggilannya sehari-hari, kunci hidup itu datang dari kita sendiri, kesusahan pun akan diterima dengan senang hati apabila kita selalu bersyukur.

Ibu Fatma yang saat ini dikaruniai empat orang putri dan satu orang putra dari pernihakannya dengan Bapak Quraish Shihab, menceritakan mengenai bagaimana suka dan dukanya selama mendampinggi Bapak Quraish Shihab kurang lebih 33 tahun pernikahannya. Beliau bercerita bahwa umumnya dalam kehidupan banyak susah maupun senangnya, tetapi beliau merasakan bahwa pengalaman kehidupannya selama mendampinggi Bapak Quraish Shihab banyak sekali sukanya. Continue reading

Berkerudung Modis dengan Kombinasi Syal

       

Sejak tahun 70-an penggunaan kerudung penutup kepala atau jilbab oleh wanita muslim Indonesia semakin memasyarakat. Model berkerudung pun turut mengalami perkembangan dari masa ke masa. Dari foto-foto eyang-eyang kita zaman dahulu dapat kita lihat penggunaan kerudung yang sederhana dari kerudung berbentuk empat persegipanjang berbahan katun, linen atau sifon polos atau berbordir yang penggunaannya hanya ditempatkan di kepala lalu bagian lebihannya dililit atau disilangkan di leher. Kemudian di awal tahun 80-an muncul istilah jilbab yang lebih berupa kerudung dilipat segitiga berbahan katun atau linen polos, berbagai warna atau dengan tambahan bordir yang disemat peniti atau bros di bawah leher. Lalu muncul model jilbab instan sederhana berbahan kaos atau spandex yang dijahit. Setelah itu model jilbab menjadi begitu beraneka ragam, mulai dari yang sederhana dari bentuk dasarnya maupun ornamennya, yang praktis penggunaannya namun modis, hingga yang perlu lebih banyak waktu penataannya bisa menjadi pilihan. Banyaknya artis berkerudung yang tampil di media masa turut memberi andil terjadinya perubahan trend gaya berkerudung dan berjilbab di Indonesia.

Demi berbagi ilmu dan pengalaman mengenakan kerudung modis dalam waktu singkat yang dapat dilakukan sendiri dan tanpa harus menyetrika sesaat sebelum penataannnya, Ibu Bonita Fauzi memberikan demonstrasi “Cara berkerudung praktis dengan mengkombinasikan syal” pada Pertemuan Bulanan DWP KBRI London tanggal 4 Mei 2011 di Ruang Serbaguna KBRI London. Continue reading

Yvonne Owen

Dikenal sebagai pribadi yang sangat ramah dan selalu tersenyum, Yvonne Owen atau dikalangan teman-temannya dipanggil Mbak Yvonne adalah wanita yang sangat energetik dan senang membantu kegiatan-kegiatan masyarakat di London. Istri dari John Owen tersebut telah menetap di Inggris sejak tahun 1996 dan saat ini berkarir di bidang Personal Assistant (PA).

Sebelum menetap di London, Mbak Yvonne tinggal dan menyelesaikan pendidikan dasar hingga universitas di Jakarta. Ia pernah mengenyam bangku kuliah di Universitas Kristen Indonesia jurusan Ekonomi Management hingga sarjana muda. Selain itu, ia juga pernah mengambil kuliah jurusan sekretaris di LPC St. Mary College. Semangatnya untuk belajar dilanjutkannya di Inggris dengan mengambil berbagai kursus disejumlah college di London antaranya kursus design interior, fotografi, marketing dan bisnis, public relation, manajemen hotel dan katering dan Microsoft Office. Continue reading

Tidak ada Kata ”Tidak Bisa”

Tidak ada kata “tidak bisa” yang ada hanya “harus bisa” demikian moto dari Ibu berusia 54 tahun yang biasa dipanggil Mbak Nunik oleh teman-teman dekatnya. Mbak Nunik yang selalu tersenyum memang dikenal sebagai “Ibu yang serba bisa” dan aktif dalam berbagai kegiatan, mulai dari mendesain perhiasan, promosi budaya hingga kegiatan sosial.

Salah satu kegiatan Mbak Nunik yang membuatnya bahagia ketika Mbak Nunik bekerja sebagai tenaga sukarela selama 18 tahun ditempat anak-anaknya bersekolah. Untuk mencari dana anak-anak yang kurang beruntung diseluruh dunia, antara lain Amerika Latin, India dan Indonesia.

Mbak Nunik yang tinggal di Oxford, Inggris, tersebut memang dididik oleh orang tuanya untuk selalu mandiri.  Pengalaman masa kecil yang masih melekat dalam ingatannya adalah ketika ia harus menjahit baju kurungnya sendiri ketika ia terpilih untuk menari serampang dua belas di KBRI Moscow tempat ayahnya bekerja. Continue reading