GEMA BAHANA BUDAYA INDONESIA : Indonesian Dance Celebration (IDC) Windsor UK

Beberapa waktu yang lalu tepatnya pada tanggal 2 Juli 2011, telah berlangsung Indonesian Dance Celebration (IDC-UK) jilid II. Acara ini bertempat di Oakfield School Windsor, UK. Windsor seperti yang kita ketahui sebagai salah satu kota tujuan wisata di Inggris ini, letaknya tidak begitu jauh dari pusat ibu kota Inggris, London. Kota ini dikenal karena memiliki berbagai macam obyek wisata yang dapat menarik banyak pengunjung, antara lain adalah kediaman resmi Ratu Elisabet II, yang dikenal dengan sebutan Windsor Castle.  Kota ini pula dilalui oleh sungat Thames yang sangat terkenal itu.  Disamping itu pula dikota ini terdapat taman hiburan buat semua orang terutama anak-anak yang sangat terkenal yaitu Lego Land.  Kemeriahan acara IDC-UK-2 ini dirasakan gemanya oleh masyarakat di kota Windsor itu sendiri selain tentunya masyarakat Indonesia di UK.

Apa dan bagaimana sebenarnya IDC-UK ini bisa berdiri dan dijadikan salah satu sarana promosi kebudayaan Indonesia di negari Ratu Elisabeth II.  Berikut kilasan yang dapat saya sampaikan pada kesempatan kali ini.

Sejarah berdirinya IDC-UK?

Dapatkah kita katakan sejarah?  Karena sesungguhnya belum begitu lama berdiri dan dirasakan kiprahnya.  IDC-UK bukanlah atau belum bisa disebut badan hukum.  Dapat dibilang masih dalam bentuk perkumpulan para pencinta dan pemerhati kelestarian budaya Indonesia dan berusaha untuk memperkenalkan budaya Indonesia dimata International.  Tersebutlah seorang wanita yang  karena kecintaanya kepada adat dan budaya bangsa Indonesia yang begitu mendalam, merasakan betapa kaya dan beraneka ragamnya Nusantara  kita.  Dimulai dari adat, budaya, bahasa, keunikan dari berbagai elemen kemasyarakan yang ada.  Merasa bertanggung jawab sebagai anak bangsa untuk ikut melestarikan kekayaan yang kita miliki tsb dimanapun dia berada.

Pada kesempatan kali ini saya ingin memperkenalkan sosok wanita Indonesia tsb yang karena kecintaannya kepada budaya bangsa Indonesia berusaha untuk selalu mempromosikan budaya Indonesia dimanapun dia berada.  Mari kita berkenalan dengan sosok tersebut, dialah Ny. Lenny Stordart, biasa dipanggil Lenny.  Kelahiran Jakarta 29 December 1966.  Seorang ibu rumah tangga.  Dari hasil pernikahannya dengan Chris Stoddart warganegara Inggris yang bekerja di perusahaan Rolls-Rocye, Inggris. Mereka mempunyai  4 anak, 3 laki-laki dan 1 perempuan.  Saat ini tinggal dan menetap di daerah Windsor, UK.

Dari hasil pembicaraan saya dengan nara sumber sungguh luar biasa sederhana dan visioner apa yang telah dilakukan oleh sosok yang sangat energetik ini.  Keberhasilan yang telah diraih pada Indonesian Garden Celebration Jilid I di tahun 2010 telah mengilhaminya untuk terus menerus mempromosikan budaya Indonesia di mata dunia pada umumnya  dan kota Windsor, UK pada khususnya.

Berdirinya IGC-UK ini diawali keinginan Lenny  untuk memperkenalkan dan mempromosikan Indonesia di negara dimana Lenny berdomisili.  Karena menikah dengan orang berkebangsaan asing, menjadikan Lenny, mengikuti kemanapun suaminya bertugas dan ini sudah dimulai sejak meninggalkan Indonesia lebih kurang 10 tahun yang lalu.  Karena berinteraksi dengan budaya setempat dimana Lenny tinggal, membuat Lenny selalu rindu dan  membandingkan budaya Indonesia dengan budaya masyarakat bangsa lain.  Lenny dapat menyimpulkan bahwa budaya Indonesia tidaklah kalah keaneka ragamannya dan patut di perkenalkan dan dilestarikan dimanapun.  Kebanggaan yang dimiliki inilah membuat  Lenny semakin bangga menjadi orang indonesia…begitu bangga akan budaya dan tanah air Indonesia yg beraneka ragam bangsa,budaya,serta alamnya…tidak ketinggalan kerajinan Indonesia yang punya ciri khas dari setiap daerah.

Dari sini Lenny berpikir untuk mengenalkan Indonesia kepada teman disekitar tempat tinggal termasuk diantaranya lingkungan sekolah anak, gereja dan kediamannya.  Kegemaran mengkoleksi berbagai barang kerajinan asal Indonesia sudah menjadi kebiasaan Lenny, setiap saat ada kesempatan mudik ke tanah air, Lenny tidak lupa membeli berbagai barang kerajinan khas Indonesia khususnya yang beradal dari Pulau Jawa dan Bali.

“Perlahan saya mulai mengenalkan barang-barang kerajinan tsb, hal ini tentu selain memperkenalkan barang kerajinan asal Indonesia saya juga mempunyai tujuan untuk membuat para orang-orang disekitar saya tinggal tsb sadar bahwa banyak barang-barang serupa tapi tidak sama yang berasal dari Malaysia atau Thailand. Bahkan tidak sedikit baramg yang nyata-nyata kerajinan Indonesia diklaim oleh bangsa lain”, tutur Lenny.

“Dengan mengenalkan kerajinan asal Indonesia saya berharap mereka akan tahu bahwa ini adalah kerajinan indonesia bukan seperti yang mereka tahu atau anggap dari Malaysia atau Thailand selama ini.  Dengan mengikuti berbagai pameran antara lain di Summer Fayre Singapore dan UK, disinilah saya banyak memberikan penjelasan bahwa betapa indahnya alam dan kerajinan Indonesia.  Tentu awalnya mereka selalu bicara “Apakah ini kerajinan dari Malaysia/Thailand?”  Miris rasanya hati saya.  Inilah yang memberi semangat kepada saya untuk terus menerus memperkenalkan Indonesia dimata dunia.  Menggaungkan nama Indonesia dimanapun saya berada.  Saya berkeyakinan dengan cara inilah saya dapat memperkenalkan potensial besar Indonesia di mata dunia…….hal ini adalah tanggung jawab kita bersama dan tidak hanya berharap dan membebankan tugas ini kepada pemerintah semata.  Ya…… mungkin dalam kapasitas kecil –kecilan dulu tetapi dengan hasil nyata. Disamping mempromosikan adat dan budaya Indonesia dimata dunia dalam scoop kecil, tujuan lain saya adalah membantu promosi barang-barang kerajinan yang dibuat oleh para pengrajin kita di tanah air.  Hitung-hitung buka pasar buat barang produksi mereka.  Ya …… mempromosikan Indonesia dan membantu pengrajin kecil. Keinginan saya diatas saya wujudkan pada tahun 2010, dengan membuat  Indonesian Garden Celebration pertama  di kebun belakang rumah saya.  Kebun belakang rumah saya disulap sedemikian rupa sehingga terasa sekali suasana ke-Indonesiaan-nya.  Event ini dihadir oleh lebih kurang 200 tamu yang terdiri dari teman-teman orang Indonesia yang  menetap di Inggris dan juga masyarakat local baik berkebangsaan Inggris dan juga kebangsaan lain.  Untuk hiburan kami menyuguhkan berbagai macam tarian dari pulau Bali.  Sementara itu tamu juga dikenalkan dengan berbagai macam barang kerajinan dari Indonesia dengan keberadaan Stall Kerajinan, tidak ketinggalan pula  memperkenalkan makanan khas Indonesia pada Stall Makanan”, demikian tutur Lenny.

Event kali ini terasa sangat spesial dengan kehadiran istri Duta Besar Indonesia untuk Inggris Ibu Sandra Thamrin.  Event ini dimuat di dua koran lokal UK juga Koran Kompas di Indonesia.

Suksesnya Indonesian Garden Celebration pertama tahun 2010 dengan ditandai banyaknya permintaan dari para pengunjung untuk mengadakan acara seperti ini ditahun-tahun kedepan, memberikan keyakinan kepada saya untuk membuat acara semacam ini kembali dimasa-masa yang akan datang.  Maka sayapun berjanji untuk bisa mewujudkan harapan tersebut, yakni membuat Indonesian Celebration tiap tahun di Windsor UK.

Beberapa keuntungan acara ini diadakan di Windsor, UK karena selain Windsor kota tempat tinggal saya yang sangat saya kenal.  Windsor juga terkenal sebagai salah satu kota turis di Inggris.  Di kota ini terdapat kediaman Ratu Elizabeth, Windsor Castle, yang dilalui oleh sungai Thames yang sangat terkenal di Inggris itu juga dikota ini terdapat taman hiburan Legoland.  Semua hal ini tentu menjadikan event IGC akan semakin menambah daya tarik para turis mengunjungi kota ini.

Maka pada 2011 kamipun kembali mengadakan IGC jilid ke-2 tepatnya pada tanggal 2 July 2011. Acara yang diadakan di Oakfield School Windsor ini menjadi demikian semaraknya dengan kehadiran para VIP tamu antara lain perwakilan dari pemerintah daerah setempat yaitu Mayor of Royal Borough of Windsor Cllr  Asghar Majeed,  Bpk Herry Sudrajat dari Social Cultural Affair Indonesian  Embassy in London dan juga Oakfield School WindsoHeadteacher Ms Roz Sendorek.  Tema acara kali ini adalah  “When East meets West”, children celebrate Indonesian culture with costume, dancing and tasty traditional food.  Dihari oleh lebih kurang 500 pengunjung dengan keberadaan 20 stall kerajinan dan makanan khas Indonesia.

Spencer Peet sebagai Organiser acara ini bersama Lenny Stodart mengatakan bahwa keberhasilan acara kali ini sangat tergantung pada bantuan dari KBRI.  Harapan kami agar kerjasama ini dapat terus ditingkatkan dan dapat dijadikan sebagai event tahunan bagi promosi budaya Indonesia di Inggris, UK.

Kehadiran para anak-anak penari dari Lab. School Indonesia telah membuat semaraknya atraksi pertunjukan pada hari itu.  Rentak gendang  para pemusik dan alunan music khas Indonesia disertai oleh gerakan dinamis para penari telah memberikan torehan tersendiri yaitu hidupnya adat dan budaya kita ditanah orang, membuat orang lain mengenal dan menyadari akan kekayaan budaya kita bangsa Indonesia.  Tersedianya stall barang kerajinan dan makanan memberikan arti tersendiri bagi para pengunjung untuk lebih mengenal dan mencicipi budaya Indonesia.

Gema Indonesia membahana di Windsor dan ini akan kita lestarikan keberadaanya dimasa-masa yang akan datang.  Terima kasih kami sampaikan kepada pihak-pihak yang telah begitu banyak membantu sehingga acara ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses.  Ucapan terima kasih ini kami sampaikan kepada Bapak Yuri O. Thamrin sebagai Duta Besar Indonesia di Inggris, anak-anak penari dan pemusik dari Lab. Shoold Indonesia, Spencer Lloyd Peet sebagai Penulis dan Photographer, Bpk Herry Sudrajat dan Bpk Billy dari Information and Social Culture Affairs of Indonesian Embassy di London, Kepala sekolah Oakfield First School Windsor Mrs Rosslyn S. Tak ketinggalan semua masyarakat Indonesia dan teman-teman lokal di Inggris.

Sekecil apapun usaha yang Anda lakukan, lakukan dengan sepenuh hati, dimulai dari sesuatu yang kecil perlahan tapi pasti dapat menjadi besar.  Sama halnya dengan apa yang talah dilakukan oleh seorang ibu rumah tangga kita satu ini.  Selalu optimis dalam berusaha untuk membangkitkan dan berjuang dengan penuh semangat mengenalkan Indonesia di mata dunia.

Penulis: Ny. Restuti G. Nugroho

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s