Sanggul Praktis

Dalam pertemuan rutin bulanan pengurus dan anggota DWP KBRI London tanggal 26 November 2010 lalu, salah satu mata acara yang disuguhkan adalah peragaan dan tips “menyanggul secara praktis yang dapat dilakukan sendiri”. Demo yang dibawakan oleh Ibu Evy Nurchahyanto ini adalah pilihan yang sangat menarik dan tepat karena dapat membantu dan mengilhami ibu-ibu saat menata rambutnya.

Mbak Evy, panggilan sapaan beliau, bertutur bahwa sebagai pendamping suami yang di tugaskan di luar negeri, kita dituntut untuk dapat menampilkan citra wanita Indonesia yang sebaik-baiknya menurut adat ketimuran, karena penampilan kita akan mewakili dan mencitrakan wajah negara kita. Pada kesempatan-kesempatan tertentu, apalagi yang mempersyaratkan kita berbusana resmi, nasional atau nusantara, mau tidak mau kita harus menata penampilan kita. Agar penampilan kita sempurna, selain wajah dan busana, rambut pun perlu penataan. Salah satu penataan rambut untuk acara-acara penting adalah dengan bersanggul, sebagai cerminan wanita Indonesia.

Tidak adanya salon tempat menyanggul ala Indonesia di luar negeri menyebabkan kita harus mengerjakannya sendiri. Selain tidak ada bantuan, tidak jarang kita melakukan penyanggulan bukan di rumah karena tidak ada waktu lagi untuk pulang ke rumah selepas melakukan kegiatan penting lain, misalnya mengantar tamu, menghadiri acara lain dengan dress code lain atau ada acara mendadak. Menyanggul rambut memang memerlukan keterampilan tersendiri apalagi tanpa dukungan dan peralatan yang terbatas. Misalnya, menyanggul di ruang kantor, di dalam mobil, ruang tunggu atau bahkan di rest room.

Untuk menyanggul diperlukan persiapan dan perlengkapan. Persiapan yang dimaksud adalah keadaan kondisi rambut kita dan perencanaan membuat model sanggul dan penyasakannya. Sebelum menata rambut, usahakan rambut bersih dan tidak berminyak agar lebih mudah dilakukan penyasakan dan pengkakuan rambut oleh hair spray. Sedangkan perlengkapan yang dibutuhkan dalam menyanggul adalah sisir, sisir sasak, kaca cermin, konde atau cemara, karet untuk mengikat rambut, jepit rambut yang bergigi, tanpa gigi dan jepit besar, hair spray dan hiasan rambut yang dimaksud untuk menyembunyikan ketidak rapihan atau untuk memperindah tatanan sebagai sentuhan akhir.

Sambil melakukan demo Mbak Evy menjelaskan bahwa, rencanakan membuat sanggul disesuaikan dengan busana yang akan kita kenakan, apakah berbusana formal atau semi formal, untuk resepsi atau upacara, dan lain-lain. Pemilihan dapat berupa sanggul klasik yang biasa dipakai untuk kebaya, sanggul-sanggul modern yang lebih mudah pemakaiannya, tidak berat dan tampil “gaya” untuk dipakai disegala kesempatan atau menggunakan rambut sendiri yang dibentuk seperti keong atau siput dan diberi aksesoris. Sanggul cepol merupakan sanggul sederhana yang bila ditambahkan aksesoris akan terlihat lebih modern. Sanggul dengan rambut berponi atau sanggul gaya bali yang jatuh sedikit ke bawah juga dapat dijadikan pilihan.

                         

Perlu diketahui bahwa bersanggul tidak selalu harus dengan sasakan rambut. Sasak dapat dipakai dibagian-bagian tertentu saja untuk menyeimbangkan wajah atau membuat suatu gaya tertentu yang kita inginkan. Cara menyasak yang benar adalah dengan melakukan sasakan pada sejumput kecil rambut yang dimulai dari pangkal rambut dekat kulit kepala dengan sekali tarikan dilanjutkan pengulangan teknik tersebut tepat di bagian atasnya, dan seterusnya sejauh yang kita inginkan. Ini dimaksudkan agar mendapatkan hasil sasakan yang rapi dan bertekstur halus dan juga akan memudahkan menguraikan rambut yang kusut karena disasak.

Pemilihan hair spray juga berpengaruh pada hasil tataan. Hair spray tanpa aerosol akan membuat tatanan rambut terlihat lebih alami dan terkesan ringan.

“Sebenarnya menyanggul sendiri tidak terlalu sulit, asalkan mau sering berlatih kita akan dapat mengetahui trik-trik pengerjaannya. Dan jangan takut bereksperimen”, demikian ujar Mbak Evy.

*adp

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s