10 Masalah Kesehatan yang Menakutkan Kaum Wanita

Wanita umumnya dapat bertindak lebih bijaksana dalam menyikapi atau sadar akan kesehatan dari pada pria. Meski wanita dan pria sama-sama berpeluang terancam kematian oleh penyakit yang sama, pada wanita lebih banyak dapat dicegah atau diminimalkan derajat keparahannya akibat lebih dapat mengatur pola hidup sehat.

Di bawah ini, terdapat 10 sepuluh penyebab kematian terbanyak pada perempuan dan apa saja yang dapat dilakukan untuk melindungi diri.

1.Penyakit Jantung

Penyakit jantung merupakan pembunuh kaum perempuan dewasa terbesar bila dibandingkan dengan penyakit lainnya. Wanita berisiko tinggi terkena penyakit jantung jika memiliki tekanan darah tinggi, kadar kolesterol darah tinggi, merokok atau kelebihan berat badan.

Yang dapat dilakukan:

Jika berusia lebih dari 40 tahun, kelebihan berat badan dan “terlalu sibuk” untuk berolah raga, kunjungilah dokter untuk dapat menilai risiko penyakit jantung. Kurangi konsumsi makanan yang berlemak jenuh, kadar garam tinggi dan berolah ragalah secara teratur.

2.Stroke

Stroke adalah penyebab kematian terbesar kedua perempuan di dunia. Stroke terjadi ketika aliran darah ke otak terganggu oleh gumpalan darah. Stroke juga dapat menyebabkan kecacatan pada banyak orang.

Yang dapat dilakukan:
Makan makanan yang sehat kaya akan serat, rendah lemak jenuh dan rendah kadar garam yang dapat mengurangi kemungkinan mengalami tekanan darah tinggi dan tingkat kolesterol darah tinggi sebagai faktor risiko utama penyebab stroke.

3.Influensa

Setiap tahun, sekitar 17.000 perempuan meninggal akibat infeksi saluran pernapasan bagian bawah seperti flu, radang paru-paru dan bronkitis.

Yang dapat dilakukan:

Wanita manula dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah dan perokok adalah yang paling berisiko terserang penyakit ini, terutama apabila penyakit ini menyerang di musim dingin. Lindungi diri dengan mendapatkan vaksinasi tahunan untuk flu dan pneumonia. Makan diet seimbang yang sehat untuk menjaga sistem kekebalan tubuh.

4.Demensia/Kepikunan

Demensia Alzheimer merupakan salah satu bentuk demensia akibat degenerasi otak yang tersering ditemukan dan paling ditakuti. Demensia yang disebabkan oleh Alzheimer, biasanya diderita oleh pasien usia lanjut dan merupakan penyakit yang tidak hanya menggerogoti daya pikir dan kemampuan aktivitas bagi penderitanya, namun juga menimbulkan beban bagi keluarga yang merawatnya. Ditemukan lebih banyak pada perempuan dibanding pria, karena usia perempuan lebih panjang. Perbandingan jumlah penderita Alzheimer antara perempuan dan laki-laki adalah 3:1

Yang dapat dilakukan:

Sulit untuk menghindari dari dementia, yang ada adalah upaya menghindari perkembangan dementia. Aktivitas intelektual akan membantu menjaga bentuk pikiran pada usia tua. Berolah raga, kolesterol darah yang baik, berat badan yang sehat dan tekanan darah yang sehat akan menurunkan resiko perkembangan dementia. Makan seimbang makanan dengan banyak buah-buahan dan sayur-sayuran. Menikmati kehidupan yang aktif dengan hobi yang menarik

5.PPOK

Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) adalah penyakit paru kronis, yaitu bronkitis kronik atau emfisema atau gabungan keduanya, yang ditandai oleh hambatan aliran udara di saluran napas yang bersifat progressif nonreversibel atau reversibel parsial. Membunuh lebih banyak wanita dibandingkan dengan kanker payudara, namun banyak orang belum pernah mendengarnya.

Yang dapat dilakukan:

Delapan dari sepuluh kasus PPOK terjadi pada perokok, sehingga cara terbaik untuk mencegahnya adalah berhenti merokok. Jika memiliki ‘batuk perokok’, harus memeriksakan diri ke dokter dan melakukan tes fungsi paru untuk melihat adanya kerusakan pada paru-paru. Tidak ada obat untuk PPOK, namun ada obat yang dapat memperlambat perkembangan penyakit ini.

6.Kanker paru-paru

Ada laporan bahwa kanker paru-paru lebih banyak membunuh perempuan di Inggris dibandingkan kanker lainnya.

Sembilan dari sepuluh kasus kanker paru disebabkan oleh merokok. Polusi udara, asap kotor dan bekerja dengan bahan kimia seperti asbes juga dapat meningkatkan kemungkinan terkena kanker paru-paru.

Yang dapat dilakukan:

Semakin banyak Anda merokok, semakin besar risiko terkena kanker paru-paru. Berhenti merokok tidak hanya mengurangi risiko paru-paru dan kanker lainnya, tetapi juga penyakit jantung, stroke dan tekanan darah tinggi.

7.Kanker payudara

Kanker payudara adalah kanker yang paling sering diketahui sebagai pembunuh yang menakutkan bagi kaum wanita. Namun berkat kemajuan penelitian medis, pemeriksaan dini dan perawatan baru, menjadikan penyakit ini lebih dapat di monitor dan dapat ditangani sedini mungkin.

Yang dapat dilakukan:

Wanita berusia antara 50-70 tahun perlu melakukan screening . Pahami payudara kita, apabila mendapati  keanehan pada payudara seperti perubahan ukuran, bentuk dan tekstur, segeralah temui dokter untuk melakukan pemeriksaan awal.  Demikian pula bagi wanita yang mempunyai sejarah keluarga yang memiliki riwayat kanker payudara, karena sebagian besar dari kasus yang ada berkaitan dengan penyakit keturunan (gen) dari keluarga.

8.Penyakit ginjal

Penyakit ginjal seringkali merupakan komplikasi diabetes atau tekanan darah tinggi.

Yang dapat dilakukan:

Diabetes dan tekanan darah tinggi sering dikaitkan dengan kegemukan dan diet yang tidak sehat. Cobalah untuk mempertahankan berat badan yang sehat, mengurangi diet garam dan melakukan beberapa bentuk aktivitas fisik setiap hari.

9.Kanker usus

Kanker usus adalah kanker terbanyak kedua yang diderita wanita setelah kanker payudara. Setiap tahun sekitar 17.000 wanita didiagnosis penyakit ini dan 7.000 wanita meninggal akibat penyakit ini.

Yang dapat dilakukan:

Poor Diet, konsumsi alkohol secara berlebihan, obesitas dan kurang olah raga dapat meningkatkan risiko kanker usus. Kebanyakan memakan daging merah dan daging olahan serta kurangnya mengkonsumsi buah, sayur dan serat menambah risiko penyakit ini. Indikasi awal dari penyakit ini adalah tinja yang bercampur darah, segera periksakan diri apabila mendapati hal tersebut.

10.Kanker ovarium

Kanker ovarium mendapat julukan ‘the silent lady killer’. Gejala-gejala awal penyakit ini sering tidak dirasakan atau diabaikan. Terkadang sebagian dokter pun menganggap sindrom yang ada sebagai iritasi usus besar biasa.

Perempuan yang menggunakan pil kontrasepsi dan menyusui setelah kehamilan memiliki risiko lebih rendah terkena kanker ovarium.

Yang dapat dilakukan:

Sejumlah minoritas wanita mewarisi gen yang meningkatkan risiko kanker ovarium. Periksakan diri jika memiliki kerabat dekat yang mengidap kanker ovarium atau kanker payudara sebelum usia 50, dari sisi yang sama di keluarga.

*RGN, Sumber Yahoo Health
Foto: Women’s health

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s