BREAST CANCER AWARENESS

Sebenarnya Kanker Payudara merupakan jenis kanker yang dapat dideteksi sejak dini. Namun karena tingkat kesadaran kita yang kurang, menyebabkan tingginya tingkat stadium penyakit ini saat didiagnosis pertama kali oleh dokter. Dengan mengerti apa saja yang terjadi di dalam tubuh, kita dapat membantu untuk mewaspadai terjadinya kelainan-kelainan sejak awal. Untuk itu diperlukan pengetahuan untuk umum tentang kanker ini.

Bentuk Payudara Normal

Wanita memiliki bentuk dan ukuran payudara yang bermacam-macam dan berbeda-beda tergantung pada jumlah jaringan lemak dan kelenjar yang terdapat di dalamnya. Semua variasi bentuk dan ukuran payudara itu adalah normal, sepanjang tidak ada benjolan di dalam payudara, warna kedua kulit payudara relatif sama, ukuran relatif sama, tidak ada borok, dan bila diangkat kedua lengan ke arah atas, maka kedua payudara akan bergerak ke atas mengikuti gerakan lengan secara bersamaan. Jadi, bentuk dan ukuran payudara bukanlah menjadi faktor resiko terkena Kanker Payudara.

Perubahan Payudara

Struktur payudara akan berubah sesuai dengan pertambahan usia akibat pengaruh aktivitas hormon, dimana terjadi perkembangan mulai usia pubertas hingga penyusutan jaringan payudara saat menopause.

Perubahan juga dapat dirasakan selama haid. Payudara terasa mengeras atau membesar. Kadang-kadang, teraba pula benjolan lunak yang terasa sakit saat menjelang haid. Biasanya, benjolan tersebut akan mengecil atau menghilang dengan sendirinya begitu haid usai. Perubahan ini normal dan tidak berbahaya.

Terjadi pula perubahan saat kehamilan dan dimasa menyusui yang bersifat sementara akibat perubahan hormon estrogen dan progesteron.

Definisi Kanker Payudara

Kanker Payudara adalah suatu penyakit dimana terjadi pertumbuhan sel tidak normal. (tumbuh sangat cepat, tidak terkontrol, dan tidak berirama) dari sel-sel (jaringan) payudara yang dapat menyusup ke jaringan tubuh normal dan menekan jaringan tubuh normal sehingga mempengaruhi fungsi tubuh. Kanker bukan merupakanlah penyakit yang menular.

Tanda-Tanda Kanker Payudara

Antara lain berupa;

  • benjolan di payudara (meskipun banyak diantaranya merupakan tumor jinak),
  • perubahan ukuran dan bentuk dari payudara,
  • timbul kerutan pada kulit payudara,
  • puting payudara tertarik ke dalam,
  • perubahan pada puting payudara,
  • pembengkakan atau benjolan di ketiak, dan yang sangat jarang adalah keluarnya cairan darah dari puting payudara atau ruam disekeliling puting.

Screening

Kanker pada stadium awal jarang menimbulkan gejala, karena itu sangat penting untuk melakukan screening. Beberapa prosedur yang digunakan untuk screening Kanker Payudara:

  1. BSE (Breast Self Examination)
    Di Indonesia dikenal sebagai SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri). Jika ini dilakukan secara rutin sebanyak 1 kali tiap bulan setelah haid terakhir bisa menemukan kanker stadium dini.
  2. Mammogram
  3. Ultrasound
  4. MRI

Teknik SADARI:

Perabaan

  1. Berbaringlah ditempat tidur dan ganjal dengan salah satu bahu anda dengan bantal atau tumpukan selimut, angkat tangan hingga tangan itu terletak di belakang atau diatas kepala.
  2. Dengan menggunakan telapak jari anda, periksa payudara dalam gerakan melingkar yang bersinambung mulai dari puting dan mengarah ke luar ke tulang selangka/clavicula (letaknyanya tepat diatas payudara), atau kesisi terluarnya. pastikan meraba daerah sekitar payudara dan aroela.
  3. Dengan telapak jari gunakan gerakan memutar, raba ketiak anda mulai dari cekungan dan menurun sampai payudara.
  4. Ulangi seluruh langkah diatas pada sisi yang lain.

Pengamatan

  1. Duduk di depan kaca dengan dada terbuka hingga ke pinggang. Amati payudara. Apakah terlihat sesuatu yang berbeda dari biasanya? Adakah perubahan pada garis bentuk luar? Apakah puting tertarik kesuatu sisi? Adakah keluar cairan pada puting?
  2. Angkat lengan anda dan letakkan dibelakang kepala. Lakukan dengan pemeriksaan dengan pertanyaan seperti di atas.
  3. Tangan diatas pinggul, tekan kuat-kuat untuk menegangkan otot-otot dada.

Jika ada benjolan apa yang anda lakukan?

  1. Usahakan jangan panik.
  2. Ulangi kembali pemeriksaan.
  3. Mintalah nasihat dokter untuk mendapatkan kepastian secepatnya tentang benjolan tersebut

Penyebab Kanker Payudara

Penyebab pasti Kanker Payudara hingga kini belum diketahui. Tetapi ada beberapa faktor resiko yang menyebabkan seorang wanita menjadi lebih mungkin menderita Kanker Payudara. Beberapa faktor yang dapat menjadi resiko tersebut adalah usia, pernah menderita penyakit Kanker Payudara, riwayat keluarga penderita Kanker Payudara, mutasi genetik, perubahan hormon, virogen atau faktor virus, pengidap penyakit payudara non keganasan, pengguna alkohol,.terpapar radiasi, dan faktor-faktor potensial lainnya seperti diet banyak lemak, polusi lingkungan, perokok, riwayat aborsi atau keguguran, kelebihan berat badan.

Resiko terkena Kanker Payudara akan meningkat dengan bertambahnya umur. Jumlah pengidap Kanker Payudara berusia 50 tahun delapan kali lebih tinggi dibandingkan dengan wanita yang berusia 30 tahun. Kebanyakan pengidap Kanker Payudara (80%) muncul setelah usia 50 tahun.

Wanita yang pernah menderita Kanker Payudara memiliki resiko tertinggi untuk menderita Kanker Payudara di sisi yang lain. Resiko terjadinya kanker pada jaringan yang sehat akan meningkat sebesar 0,5-0,7% pertahun setelah kanker utama terbentuk.

Resiko terkena Kanker Payudara dua kali lebih tinggi bila adanya riwayat keluarga langsung (ibu, kakak atau anak) menderita Kanker Payudara. Resiko ini akan meningkat 4 hingga 5 kali lipat jika keluarga tersebut menderita kanker sebelum menopause.

Makanan Sehat untuk Payudara

Berdasar penelitian, wanita yang mengkonsumsi buncis dua kali seminggu, resiko terkena Kanker Payudara berkurang 24%, dibandingkan dengan yang hanya seminggu sekali. Sayuran bertulang, seperti kubis, kembang kol dan brokoli merupakan makanan pilihan untuk kesehatan payudara. Sayuran tipe ini mengandung sulforaphane dan indole yang keduanya diketahui merupakan zat kimia hijau (phytochemical).

Buah jeruk mengandung banyak folic acid, vitamin C, dan semua jenis phytochemical. Buah berry banyak mengandung vitamin C, serat, juga flavonoid phytochemical.

Sayuran yang kaya carotenoid, seperti tomat, ubi jalar, wortel, bayam, dan cabai paprika juga merupakan kelompok sayuran yang ampuh melawan kanker. Masak sebentar sebelum disantap, agar carotenoid memberi manfaat optimal.

Makanan berbahan dasar kedelai, seperti susu kedelai, tahu, tempe, juga kedelai panggang memiliki struktur gizi sebagai sumber isoflavon terbaik. Isoflavon merupakan estrogen yang terkadung dalam tanaman dan dapat melindungi payudara dari efek karsinogenik.

Ikan yang banyak mengandung minyak, seperti tuna, sardin, salmon, makarel secara alami mengandung banyak vitamin D dan asam lemak omega 3 yang diketahui penting untuk kesehatan payudara.

Minyak zaitun asli.

Kanker Payudara pada Pria

Kanker Payudara ternyata bukan monopoli kaum wanita. Kaum pria pun bisa mengalaminya. Meski angkanya relatif kecil yakni hanya sekitar 1%. Kanker Payudara pada pria harus diwaspadai sejak dini karena bisa mengakibatkan kematian sebagaimana yang terjadi pada wanita.

Pengobatan Kanker Payudara.

Pengobatan dilakukan sesuai dengan stadiumnya, dapat dengan cara operasi, khemoterapi, radioterapi, terapi hormon, atau kombinasi diantaranya.

 

Bulan Oktober yang ditetapkan sebagai “Bulan Kesadaran Kanker Payudara” merupakan saat yang tepat untuk merenungkan dampak dan usaha pencegahan dari penyakit yang banyak ditakuti ini.

Meski masih belum diketahui cara pasti untuk dapat mencegah Kanker Payudara, penelitian medis secara luas berusaha menemukan perbaikan pola hidup yang diyakini sebagai cara mengurangi resiko Kanker Payudara. Cara hidup tersebut meliputi pola makan, aktivitas fisik, pengurangan konsumsi alkhohol dan menghindari rokok.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s