Pengalaman dan Kesan Mengikuti Putra-Putri Tercinta yang bertugas Di Perwakilan RI

Saya merupakan orang tua yang beruntung karena dua orang putra-putri tercinta kebetulan bertugas di perwakilan RI di luar negeri. Selama mengunjungi mereka saya telah berkesempatan untuk bermukim selama beberapa bulan dibeberapa kota terkemuka di Eropa yaitu London dan Wina. Kesan saya begitu mendalam terhadap dua kota tersebut dan saya ingin membaginya bersama ibu-ibu seperti di bawah ini.

London adalah sebuah kota dunia, kota metropolitan yang didiami oleh pnduduk yang multirasial, dan merupakan ibu kota dari Inggris, sebuah negara dengan sistem pemerintahan monarki konstitusional. Meski pemerintahan berbentuk monarki namun ratu Inggris hanya merupakan simbol dan yang menjalankan pemerintahan sehari-hari adalah Perdana Menteri dan kabinet.
Parlemen yang bertindak sebagai badan legislative terdiri dari du kamar House of Common dan House of Lords. Ratu Inggris konon adalah raja terkaya di dunia, memiliki banyak istana dan tanah pertanian serta taman-taman yang indah tempat rakyatnya duduk beristirahat saat musim panas. Banyaknya objek wisata di kota London membuat kota ini tidak pernah sepi dari turis. Kalau kita duduk-duduk sejenak di bangku sepanjang Oxford street atau Regent street. Melihat lalu lalang manusia yang tidak habisnya dengan mengucapkan berbagai macam bahasa apakah itu Arab, Perancis. Spanyol, Rusia dan lain-lain (tentunya termasuk bahasa Indonesia kadang-kadang). Pemandangan sepanjang sungai Thames dengan gedung parlemen dan jam besar “Big Ben” yang merupakan ciri khas London juga merupakan pemandangan menarik bagi para wisatawan.

Dalam pikiran saya penempatan di KBRI London merupakan berkah yang perlu disyukuri dan dimanfaatkan sebaik mungkin, ibu dan anak akan mendapat pengalaman yang sangat berharga. Banyaknya sekolah dan Universitas memberikan kesempatan buat anak-anak mendapatkan pelajaran yang baik, teratur sehingga anak-anak akan dapat mempersiapkan dirinya mendapat ilmu dan meningkatkan intelektualitas dalam mempersiapkan dan menerima estafet kepemimpinan menggantikan generasi tua di masa yang akan datang.
 
Lain lagi dengan Austria, suatu negara yang terletak di jantung Eropa. Saya mengunjungi kota ini sekitar 8-9 tahun yang lalu. Namun kesan baik masih sangat tertanam dalam pikiran saya. Ibukota Austria, Wina sangat berbeda dengan London yang tidak pernah tertidur. Wina adalah kota yang klasik dan tenang. Bangun-bangunan dan gedung, sama arsitekturnya dengan kota-kota lainnya di Eropa. Bentuk bangunan klasik dari zaman Baroque menjadi ciri khas kota ini. Istana tempo dulu yang bagus dan megah juga cukup banyak, namun tidak sebesar dan seangker istana di London. Taman kota tertata rapi dan penuh bunga dimana masyarakat bisa beristirahat sambil duduk membaca buku. Transportasi sama dengan London sangat memudahkan kita untuk bepergian ke mana saja. Di tengah kota terlihat pemandangan unik, bus, trem dan taksi bersilangan tetapi uniknya tidak menimbulkan kemacetan.

Satu hal yang membedakan kota ini dengan kota Eropa lainnya adalah fakta bahwa kota ini merupakan tempat kelahiran dan bermukim komponis-komponis besar dunia seperti Mozart dan Johan Strauss. Tidak heran bila Wina merupakan kota yang popular dengan pertunjukan konser musik klasik dalam bentuk simfoni dan clavier secara berkala. Gedung kesenian di Wina tidak pernah berhenti mempertunjukkan konser musik klasik dan semi klasik.

Setiap satu bulan sekali, Istana Schonnbrun dibuka untuk pertunjukan musik untuk umum dengan tiket yang tidak terlalu mahal. Pertunjukan akhir tahun adalah pertunjukan yang ditunggu-tunggu penghuni Wina dan sekitarnya. Suatu pertunjukan musik dari komponis-komponis terkenal yang memainkan karya-karyanya karena merupakan pertunjukan “END JAHRE MUZIEK SYMPHONIE” dipimpin oleh dirigen kenamaan, Zubin Mehta. Untuk mendapatkan tiket akhir tahun, sudah harus dipesan paling lama 6 bulan sebelumnya kalau kita tidak mau kehabisan. Ini adalah pertunjukan musik klasik yang bergengsi dan penonton harus berpakaian “dress up”. Bagi korps diplomatik mendapat kemudahan untuk membeli tiket.

Atraksi lain yang menarik di kota Wina adalah pemandangan sungai Donau yang mengalir di tengah kota Wina yang dapat dilayari dengan tur melalui kapal. Pada saat makan siang kita didahului minum wine dan alunan musik. Kita juga dapat memilih tur yang melayari sungai hingga wilayah Hongaria dan ibukotanya Budapest.

Jika ingin melihat panorama keindahan kota Budapest secara lebih utuh kita harus naik ke bagian kota yang lebih tinggi. Para ibu-ibu jangan lupa mengunjungi daerah Cetenree yang merupakan daerah turis dimana kita disuguhi tari-tarian penduduk setempat dan mengunjungi kerajinan tangan baik berupa sulaman tangan maupun sulaman mesin termasuk sulaman aneka taplak meja, sprei, stola dan blus. Sungguh suatu perjalanan yang menyenangkan.  

oleh : Ny Andrieza Tahar SH

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s