Kunjungan DWP KBRI London ke Helsinki

     

 

Setelah itu kami mengunjungi STOCKMANN,   pusat pertokoan ternama di Helsinki. Disini ibu-ibu sempat terpencar dan mulai ber "matematika" dengan kurs antara Euro dan Pound….Yah inilah yang selalu membuat kami berderai tawa bersama. Kami kagum dengan keindahan batu yang beraneka warna. Begitupun juga kalung, gelang, anting dari kerajinan kayu nya yang sangat halus sentuhannya.

Perjalanan wisata kami masih terus berlanjut ke CATHEDRAL ORTHODOX USPENSKY,  yang dibangun tahun 1868 oleh arsitek Rusia Aleksei Gornostaev, merupakan gereja terbesar di Eropa Barat. Dengan senyum riang, kejar lokasi untuk foto bersama, adalah ciri khas ibu-ibu yang lepas dari kesibukan hari-hari dirumah. Sungguh menyenangkan……

Memasuki hari ke II , kami selalu bersama dengan setia ditemani ibu-ibu Pengurus DWP KBRI Helsinki dari pagi hingga malam. Perjalanan kali ini mengunjungi MONUMEN SIBELIUS.    Monumen ini dibangun pada tahun 1967 oleh Eila Hitunen yang terbuat dari rangkaian 600 pipa baja yang membentuk gelombang yang dapat menghasilkan berbagai nada. Monumen ini dibangun untuk mengenang komposer Finland yang terkenal Jean Sibelius ( 1865-1957 ).

Perjalanan masih dilanjutkan ke GEREJA BATU atau ROCK CHURCH    yang dibangun pada tahun 1969 oleh arsitektur kakak beradik Timo dan Tuomo. Gereja ini dibangun diatas tumpukan batu solid dengan kubah yang terbuat dari lilitan ton kawat tembaga. Bagian dalam hanya diterangi cahaya lilin yang masuk melalui 180 buah jendela kaca yang menghubungi kubah dengan dinding gereja. Didepan gereja ini, kami juga diajak mengunjungi ANNE SHOP, souvenir khas Finland dengan harga yang sangat manis , kami dapatkan potongan harga yang membuat ibu-ibu senyum simpul…

Perjalanan masih terus berlanjut ke SENATE SQUARE.   Dan tak terasa malampun telah tiba, sampailah kami kembali ke Wisma Duta untuik beristirahat. Keesokannya dihari III, Alhamdulillah kami masih setia ditemani ibu-ibu DWP KBRI Helsinki walau dengan sisa waktu yang terbatas, kami diajak lagi menengok BENTENG SOUMENLINNA dengan menumpang ferry, perjalanan selama 30 menit pulang pergi. Benteng ini merupakan benteng pertahanan laut yang terbesar di dunia dan sejak tahun 1991 UNESCO menjadikannya sebagai Tempat Warisan Dunia yang dibangun tahun 1748 diatas 6 pulau di lepas pantai Helsinki.

Dilanjutkan lagi ke KOTA PORVOO,    kota kedua tertua di Finland. Kota ini memiliki pemandangan yang sangat indah dengan ciri khas rumah berwarna merah bata dan terbentang disepanjang pinggiran sungai.

Ibu-ibu terus asyik dengan klik kameranya, derai tawa , canda ria bersama…..
Tak terasa akhirnya waktu sudah menjelang sore, tibalah saatnya kami untuk kembali ke London. Rasa rindu pada anak-anak sudah tak terbendung lagi, tetapi kesan mendalam atas semua keindahan dan kehangatan yang kami lihat dan rasa selama di Helsinki sulit dilupakan.

 Terima kasih yang tak terhingga atas semua perhatian dan bantuan dari ibu-ibu DWP KBRI HELSINKI yang menjadikan kunjungan kami menyenangkan dan tak akan kami lupakan……

Oleh : Maggie Indrana

Sumber Foto : Yahoo search Image

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s