Peringatan Hari Ibu ke 79 Tahun 2007 di KBRI London

 

Hari Ibu di Indonesia diperingati setiap tanggal 22 Desember. Karena pada tanggal tersebut bertepatan pada hari libur, maka pelaksanaan peringatan Hari Ibu tahun ini di KBRI London diadakan pada hari Jum’at, 28 Desember 2007.  Upacara dimulai tepat pukul 11.00 pagi di ruang Crutacala, dimana kali ini suasana Hari Ibu lebih tampak  ditandai dengan petugas upacara yang semuanya wanita. Didahului dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan Pancasila, Pembukaan UUD 45 dan sejarah singkat Hari Ibu. Peringatan Hari Ibu tahun ini mengambil tema "Dengan semangat hari ibu ke-79, kita tingkatkan persatuan, etos kerja dan produktivitas perempuan untuk menanggulangi kemiskinan dan ketertinggalan guna mewujudkan rakyat Indonesia yang sejahtera”.

Latar belakang sejarah hari Ibu di Indonesia tidak seperti di barat yang merayakannya pada bulan Mei. Di Indonesia lebih mengacu pada perjuangan dan kebangkitan perempuan Indonesia, yang secara keseluruhan merupakan kebangkitan perjuangan bangsa.  Sejarah hari Ibu di Indonesia diawali dengan diselenggarakannya Kongres Perempuan Indonesia berlangsung dari tanggal 22 – 25 Desember 1928 di Yogyakarta yang diikuti oleh sekitar 30 organisasi wanita dari Pulau Jawa dan Sumatera. Salah satu hasilnya adalah membentuk Kongres Perempuan yang sekarang dikenal sebagai Kongres Wanita Indonesia (Kowani). Dirumuskan juga hal-hal lain seperti arti penting suatu organisasi, masalah pendidikan dan kesehatan yang merupakan aspek utama dalam perjuangan bangsa. Kongres-kongres berikutnya diadakan di Jakarta dan Bandung.

Dalam sambutannya Kuasa Usaha Ad Interim KBRI London, Bapak Dewa Made Sastrawan, menyampaikan ucapan selamat Hari Ibu dan beliau juga mengemukakan bahwa para Ibu memiliki arti penting dalam perjuangan bangsa Indonesia, dan khususnya di KBRI London secara nyata terbukti kaum wanita memegang peranan penting dalam membantu tugas diplomasi KBRI London di Inggris Raya ini. 

Seusai upacara, diadakan permainan tebakan seperti “Famili 100” dimana pertanyaanya dibuat oleh ibu-ibu dari DWP KBRI London seputar kehidupan keluarga. Pertanyaan yang lucu dan jawaban spontan dari 3 kelompok peserta yang kesemuanya pria membuat acara ini cukup menghibur dan meriah. Acara berakhir tepat pukul 12.30 siang.

Sampai saat ini perjuangan perempuan Indonesia masih terus berlangsung dan semoga semangat pahlawan wanita Indonesia pada masa dahulu dapat menjadi inspirasi dan dorongan untuk perjuangan perempuan Indonesia saat ini dalam mengisi pembangunan bangsa di tahun-tahun mendatang.
 

* Oleh Titi Iman

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s