It’s About Choice

"Wanita serba bisa"  sebutan yang tepat untuknya. Bagaimana tidak? Bangun pagi di saat orang lain masih tidur, bergegas menyiapkan makanan khas Indonesia untuk acara Coffee Morning yang akan dilaksanakan pagi itu di Wisma  Duta Besar. Pada saat acara, tampak begitu luwesnya menemani tamu asing dengan mengenakan pakaian nasional yang anggun. Dengan ramah dan sabar menerangkan keunikan penganan khas Indonesia yang selalu menarik untuk menjadi bahan pembicaraan. 

‘Cuplikan’ di atas lekat dengan keseharian istri diplomat Indonesia di luar negeri. Mendampingi suami bertugas di perwakilan RI memang tidak mudah. Rasanya banyak sekali tugas yang harus dilakoni. Menghadiri social functions di kalangan diplomatic community, sebagai ibu rumah tangga, sebagai anggota Dharma Wanita Persatuan, dan anggota masyarakat Indonesia di luar negeri.

Banyak komentar positif mengenai kehidupan wanita yang memilih menjadi istri diplomat Indonesia. Karena mereka yang tergabung dalam Unit Kerja Dharma Wanita Persatuan, mereka  menjadi mitra kerja Perwakilan Republik Indonesia di luar negeri. Kerjasama yang sinergis memberi manfaat nyata dalam mendukung kegiatan Perwakilan mengharumkan nama bangsa dan Negara tercinta. 

Namun tidak sedikit yang meragukan peran positif dari para istri ini. Kritik pedas sering datang dari kaum sesama. Mempertanyakan kegiatan para istri yang tergabung dalam Dharma Wanita Persatuan. Berkomentar sinis terhadap kiprah Dharma Wanita Persatuan. Mempertanyakan eksistensi para istri yang katanya tidak bisa berkarier dan hanya tergantung dari penghasilan suami.

Sebagai mahluk Tuhan, manusia adalah ciptaanNya yang tertinggi. Manusia memiliki kemampuan yang luar biasa dalam menghadapi kehidupan di dunia ini. Salah satu kemampuan yang dimiliki adalah kemampuan berempati. Jika saja semua manusia mau mempergunakan kemampuannya untuk tujuan kebaikan, pasti dunia ini akan damai. Karena dengan berempati kita dapat memahami tindakan, keputusan orang lain tanpa harus memaksakan kehendak kita. Dengan berempati akan dapat dimengerti bahwa istri diplomat Indonesia melakukan banyak pengorbanan untuk tujuan kebaikan. Rela meninggalkan karier yang cemerlang, mendampingi suami sebagai duta bangsa. Memastikan anak-anak menemukan lingkungan yang ramah dan menyenangkan sehingga mereka dapat mudah beradaptasi.

Hidup kadang memang harus memilih. Yang penting adalah meyakini apa yang menjadi pilihan kita. Jika orang lain mempunyai pilihan lain, terimalah dengan lapang dada. Menghargai setiap pilihan atau keputusan seseorang, membuat hidup menjadi lebih ringan.
 

*Oleh: Hanna Sastrawan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s