Acara Tedak Siten Ibu Kartika Soekarno

Ibu2 DWP KBRI London berfoto bersama dengan Ibu Kartika Soekarno Membantu penyelenggaraan Acara Tedhak Siten Ibu Kartika Soekarno bagi putera beliau Kiran, meninggalkan kenangan tersendiri bagi DWP KBRI London. Hal ini bermula dari keinginan Ibu Kartika untuk menjalankan tradisi tanah air bagi putera pertamanya yang disampaikan kepada Ibu Sranya B. Natalegawa beberapa waktu sebelumnya. Tentu saja hal ini disambut baik oleh Ibu Sranya dan dengan senang hati kami siap membantu penyelenggaraan acara.

Tedhak siten adalah upacara adat Jawa bagi anak yang telah berusia sekitar 7 bulan. Acara yang penuh simbol ini diselenggarakan di kediaman Ibu Kartika Soekarno yang asri di wilayah Kensington, yang merupakan posh area di pusat kota London pada tanggal 26 Mei 2007. Acara ini dihadiri oleh sekitar 70 undangan termasuk Ibu Megawati dan Bapak Taufik Kiemas.

Ibu Kartika tampak cantik dan segar dengan menggunakan sanggul dan kebaya modern berwarna kuning muda. Bapak Fritz terlihat gagah dengan beskap dan kain panjang serta blangkon. Benar-benar pasangan serasi. Tak kalah menarik adalah ayahanda bapak Fritz yang warga negara Belanda juga mengenakan pakaian serupa.   

Kiran yang telah berusia 7 bulan, sangat kooperatif selama acara ini. Ibu Kartika dan Bapak Fritz, orang tua Kiran membimbingnya menapakkan kaki pada tujuh ketan warna-warni yang melambangkan kehidupan yang penuh warna yang akan dijalaninya nanti. Ayahanda Bapak Fritz dan Ibu Megawati berjalan mengiringi. Pada saat Kiran menapakkan kakinya dan duduk di tangga tebu, ia tampak gembira sambil melambai-lambaikan bendera merah putih di tangannya. Melihat ini para tamu memberikan applause dengan bertepuk tangan. Pada akhirnya saat berada di dalam kurungan bambu yang dihias sangat cantik dengan bunga melati dan mawar merah ini, dengan cepat Kiran meraih salah satu benda yang telah dipersiapkan di dalamnya. Setelah Kiran ‘dimandikan’ dan berganti baju yang merupakan segmen terakhir rangkaian acara ini, Bapak Fritz mengangkat Kiran tinggi-tinggi dengan sebelah tangannya dan Kiran tampak senang dan nyaman sekali. Kedua orang tua Kiran terlihat bangga dan bahagia.

Acara yang dihadiri kerabat dekat Ibu Kartika dan keluarga ini berlangsung lancar dan penuh keakraban. Untuk makanan siang, disajikan makanan khas Indonesia seperti sate dan mie goreng. Tenda cantik yang dibangun di teras terbuka menambah keanggunan acara ini. Kami pulang dengan perasaan puas dan bangga karena telah turut membantu penyelenggaraan acara tedhak siten ini, yang merupakan salah satu warisan budaya tanah air.

*Oleh: Dara Arief 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s