International Spring Fair 2007

ibu2 DWP KBRI London di depan stall barangSalah satu agenda tahunan International Social Services (ISS) UK – sebuah organisai sosial independent dan merupakan jaringan internasional-  adalah menyelenggarakan International Spring Fair. Kegiatan ini bertujuan untuk menggalang dana yang akan disalurkan khususnya untuk mempromosikan dan melindungi hak-hak kesejahteraan anak, orang dewasa dan keluarga yang memerlukan suatu inter-country liaison.

Kedutaan Besar Republik Indonesia kembali berpartisipasi dalam kegiatan International Spring Fair yang diselenggarakan pada tanggal 15-16 Mei 2007. Dharma Wanita Persatuan KBRI London secara langsung membantu kegiatan ini, sebagai wujud kepedullian Indonesia akan masalah sosial dunia, serta untuk mempromosikan budaya dan produk Indonesia.

Kegiatan yang bertempat di Kensington Town Hall ini, pada hari pertama dibuka pukul 17.50 dan dihadiri oleh para undangan khusus yang pada umumnya berasal dari kalangan diplomatic corps. Pada hari kedua, 16 Mei 2007, fair dibuka lebih awal yaitu pukul 10.00 dan berakhir pukul 18.00.

Seperti tahun sebelumnya, DWP KBRI London membuka 2 stall, menghadirkan aneka perhiasan perak dengan semi precious stone, dan batik serta aneka tas summer , ditata dan dihias sangat cantik oleh ibu-ibu. Stall makanan menjual nasi goreng, nasi kuning, sate, baso, siomay dan kue-kue Indonesia. Ibu-ibu yang berpakaian nasional dan beberapa diantaranya mengenakan pakaian daerah merupakan daya tarik tersendiri. The Royal Patron HRH Princess Alexandra yang berkunjung pada hari kedua, menyatakan langsung simpatinya mengenai pakaian yang dikenakan oleh ibu-ibu ini.

Kegiatan ini diikuti cukup banyak negara. Walaupun pengunjung harus membayar £ 5.00 untuk tiket masuk, namun cukup banyak yang berkunjung. Agaknya kegiatan ini ditunggu-tunggu oleh orang-orang tertentu, terbukti beberapa wajah yang berkunjung tahun lalu kembali tampak tahun ini.

Syukurnya kedua stall DWP KBRI London cukup digemari. Sate dan nasi goreng yang selama ini diandalkan, tetap menjadi primadona karena habis sebelum waktu berakhir. Tumpeng nasi kuning yang dihias cantik yang ingin diperkenalkan kepada pengunjung, ternyata cukup menarik perhatian mereka. Tetapi agaknya lidah pengunjung tetap berpihak pada nasi goreng dan sate ayam yang selama ini sudah dikenal.

Sebagian dari hasil penjualan diserahkan kepada panitia untuk disalurkan kepada pihak yang membutuhkan.  Kami bangga bisa membantu misi KBRI memperkenalkan produk Indonesia, disamping dapat berbuat sesuatu untuk membantu sesama. Sampai berjumpa kembali tahun depan.

*Oleh Dara Arief

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s