Obat Tradisional Warisan Ibunda

Diantara kita mungkin ada yang masih ingat, ketika kecil ibu memberikan campuran jeruk nipis dan madu ketika kita batuk, atau mengoleskan buah pala pada kening yang benjol karena benturan. Ramuan tradisional dari bahan alami semacam ini hingga sekarang masih banyak digunakan orang karena biasanya cukup efektif untuk mengobati penyakit terutama untuk penyakit ringan. Namun, bila dalam waktu 3 hari tak ada gejala membaik, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter.

Berikut ini beberapa penyakit dan ramuan obat tradisionalnya. Semoga bermanfaat.

  • Batuk : Campur 1 sendok makan air jeruk nipis, 2 sendok makan madu, 2 sendok makan air matang, masukkan ke dalam cangkir dan dikukus sebentar. Setelah agak dingin, minumkan pada anak sebanyak 1-2 sendok teh, dan dapat diberikan sehari 5 kali. Untuk dewasa 1 sendok makan 3 kali sehari.
  • Penurun panas : Parut 20 gram bawang merah, tambahkan minyak telon secukupnya, lalu balurkan pada punggung sampai bagian pantat sambil sedikit diurut. Balurkan juga di sekitar pusar dan di ubun2.
  • Benjol karena benturan : Tumbuk 1 buah pala sampai halus, beri sedikit air, oleskan pada bagian yang benjol
  • Pilek : Parut bawang merah secukupnya, lalu tempelkan pada bagian tengkuk dan ubun-ubun anak setelah sebelumnya diolesi minyak kayu putih. Beri juga minuman yang hangat-hangat.
  • Asma : Sepuluh siung bawang putih diparut, ditambah 1 gelas madu, kemudian dikukus. Berikan pada anak sebanyak 1 sendok teh, dua kali sehari.
  • Tekanan darah tinggi : 2 buah ketimun segar dicuci bersih lalu diparut. Hasil parutannya diperas dan disaring lalu diminum sekaligus. Lakukan 2-3 kali sehari
  • Terkilir : 2 batang sereh dan 3 kemiri ditumbuk dengan sedikit air. Panaskan ramuan tersebut kemudian dilulurkan ke bagian yang terkilir.
  • Sariawan/gusi bengkak : Seikat daun kangkung tanpa batang dicuci bersih, lumatkan, beri 1 gelas air, peras dan saring, gunakan untuk kumur.
  • Untuk mengeluarkan dahak : Didihkan 1/2 gelas air dengan 30 biji cengkeh. Setelah mendidih diangkat, masukkan 3 sendok makan kecap manis, lalu tutup. Bila sudah dingin diminum 1/2 sampai 1 sendok makan, tiga kali sehari.
  • Untuk gangguan perut (kembung, sebah) : Lengkuas merah sebesar satu jari di iris tipis-tipis, rebus dengan 3 gelas air hingga menjadi 2 gelas. Minum satu gelas pagi dan sore sebelum makan

*Oleh: Vidya Sihbudi- dari berbagai sumber

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s