ASEAN Family Day

 

Di akhir  musim panas minggu pertama bulan Agustus tepatnya tanggal 5 Agustus 2006, ASEAN FAMILY DAY diselenggarakan oleh seluruh staf dan keluarga embassy dan high commision negara-negara ASEAN di Stanhope Gardens London. Jauh hari sebelumnya acara telah dipersiapkan matang-matang oleh panitia, tidak ketinggalan ibu-ibu DWP juga turut membantu persiapan itu.

Tujuan ASEAN FAMILY DAY ini sendiri adalah selain memperingati hari jadinya ASEAN tanggal 8 Agustus 1967, juga untuk memberi semangat kerja sama sesama anggota ASEAN khususnya yang berada  di London.

Acara yang dibuka oleh H.E. Pengiran Dato Maidin Hashim dari High Comissioner of Brunei Darussalam yang juga sebagai Chairman of the ASEAN London Committee diikuti oleh keseluruhan anggota negara ASEAN di London sebanyak 9 negara yaitu Indonesia, Brunei Darussalam, Cambodia, Malaysia, Myanmar, Phillipines, Singapore, Thailand dan Vietnam.

Pengenalan masing-masing budaya negara-negara ASEAN ditampilkan dalam bentuk fashion show, tari-tarian,  permainan rakyat dan nyanyian. Dalam acara fashion show, Indonesia menampilkan pasangan berbusana batik dan pakaian adat Sumatera Barat. Tidak kalah menariknya Indonesia juga  menampilkan permainan anak Indonesia yang dikemas dalam bentuk tarian, yaitu Dolanan Anakanak yang dibawakan oleh 23 orang putra/putri dari KBRI dan masyarakat Indonesia. Hadirin sangat terpukau menyaksikan penampilan anak-anak yang sangat lucu dan riang dalam membawakan acara itu.

Untuk acara permainan rakyat Indonesia menyumbangkan permainan khasnya, yaitu lomba Bakiak. Peserta yang ikut dalam acara itu dan umumnya adalah para remaja. Lomba bakiak ini menjadi acara dan tontonan yang sangat menarik, karena setiap lomba harus berpasang-pasangan, sehingga memerlukan keserasian, kerjasama dan kecepatan.

Puncak acara yang ditunggu-tunggu oleh hadirin adalah acara makan siang bersama, dengan menu lezat dan beraneka ragam khas dari negara-negara ASEAN, yang berusaha menampilkan masakan yang paling populer dan menjadi ciri khas di negara masing-masing.

Stand Indonesia kali ini menyajikan Sate Ayam, Lontong, Perkedel jagung/ bakwan sayuran, Selada, dan Es melon.  Pengunjung sangat antusias  untuk mencicipi sajian makanan khas Indonesia terbukti dalam sekejap hidangan habis diserbu oleh peminat makanan Indonesia.

Setelah selesai mencicipi hidangan yang disajikan, berbagai acara kembali dilanjutkan, umumnya permainan untuk anak-anak, dengan harapan agar anak-anak dapat terus riang bergembira mengikuti acara ASEAN FAMILY DAY.

Tidak terasa hampir satu hari penuh semua peserta mendukung acara ini  rasa puas serta kebanggaan menyelimuti hati kami bersama, khususnya kami dari DWP telah melaksanakan salah satu misi dari  Dharma Wanita Persatuan yaitu memperkenalkan budaya dan ciri khas makanan Tanah Air Indonesia. Sampai jumpa ditahun depan dengan acara yang lebih menarik lagi…hidup ASEAN!

*Oleh: Lita Winadi 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s