Management By Love

Pada Rabu pagi 5 Juli 2006, ruang Crutacala KBRI London dimeriahkan oleh bincang-bincang seru yang dibawakan dengan sangat menarik oleh Ibu Dewi Motik Pramono. Dihadiri oleh ibu-ibu DWP KBRI London, sharing pengetahuan oleh ibu Dewi Motik mengenai Management by Love, disambut antusias oleh ibu-ibu.

Dalam kesempatan berkunjung kali ini ke London, yang tujuan utamanya sebenarnya adalah untuk menghadiri wisuda putra beliau, Ibu Dewi Motik menyempatkan diri berbagi ilmu tentang bagaimana me-manage hati untuk selalu berpikir positif dalam menyikapi segala sesuatu, baik dalam fungsi sebagai ibu rumah tangga maupun dalam lingkup yang lebih luas.

Ditambahkan oleh ibu Dewi Motik, bahwa lingkup dunia, negara, organisasi, semuanya akan mengerucut kepada keluarga sebagai intinya. Maka disini penting sekali me-manage keluarga dengan cinta. Beberapa contoh diajukan oleh ibu Dewi Motik, misalnya dalam seni mendidik anak. Sangat perlu bagi kita melatih olah kata agar selalu positif dan berada pada saat yang tepat, sehingga akan berlaku efektif.

Dari pengalaman sebagai seorang pengusaha, ibu Dewi Motik menularkan semangat dengan menyampaikan bahwa kita tidak harus menjadi entrepreneur, tetapi yang lebih penting adalah kita bisa menyikapi segala sesuatu dengan seribu akal.

Beberapa pertanyaan yang diajukan ibu-ibu, diantaranya adalah mengenai bagaimana kiat sukses dalam bisnis. Ternyata kuncinya sederhana, yaitu keharusan kita untuk ulet. Dengan keuletan, segala yang mustahil bisa dicari peluang keberhasilannya. Siapapun yang ingin berhasil dalam bisnis, harus ulet mencoba setiap kemungkinan, dan mengatasi setiap kegagalan dengan usaha baru hingga berhasil.

Sebuah pertanyaan dari ibu Sranya Natalegawa mengenai managemen waktu yang baik, juga diberikan sebuah kunci solusi oleh ibu Dewi Motik, yaitu dengan membuat skala prioritas.

Materi yang disampaikan ibu Dewi Motik selaras pula dengan apa yang disampaikan oleh ibu Sranya B. Natalegawa dalam sambutan beliau, yaitu bahwa peningkatan pengetahuan/capacity building merupakan sebuah skala prioritas.

Bincang-bincang yang diselingi banyak humor dan cerita segar oleh ibu Dewi Motik, akhirnya diakhiri dengan beberapa bait puisi menggugah tentang wanita. Sebuah pesan juga disampaikan kepada ibu-ibu DWP KBRI London, yaitu agar selalu berusaha menampilkan citra positif Indonesia di luar negeri, dengan keahlian me-manage tutur kata dan sikap. Dengan begitu maka setiap informasi mengenai Indonesia dapat disampaikan dengan cara dan hasil yang positif.

*Oleh: Shinta Samudera

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s