DHARMA WANITA PERSATUAN KBRI LONDON
Dharma Wanita KBRI London merupakan bagian dari Dharma Wanita Persatuan Kementerian Luar Negeri. Kegiatan yang dilakukan antara lain meningkatkan pengetahuan praktis dan keterampilan pada acara pertemuan anggota yang diselenggarakan setiap bulan dengan berbagai topik menarik. Organisasi ini juga aktif membantu promosi budaya dan makanan Indonesia dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh KBRI London maupun organisasi internasional yang ada di London.
SUSUNAN PENGURUS DHARMA WANITA PERSATUAN KBRI LONDON
| Penasihat | : Bapak T.M. Hamzah Thayeb |
| Ketua | : Ibu Lastry H. Thayeb |
| Wakil Ketua | : Ny. Miabella Kandow |
| Sekretaris | : Ny. Restuti G. Nugroho |
| Wakil Sekretaris Bag. Adm. dan Rumah Tangga | : Ny. Restuti G. Nugroho |
| Wakil Sekretaris Bag. Organisasi | : Ny. Alina Puguh |
| Wakil Sekretaris Bag. Informasi | : Ny. Alina Puguh |
| Bendahara | : Ny. Diah Fajar |
| Bidang Pendidikan Anggota |
: Ny. Evy Nuchahyanto : Ny. Lia Parimeng |
| Bidang Ekonomi | : Ny. Bonita Fauzi |
| Bidang Sosial Budaya | : Ny. Rosdiana Simatupang |
SEKILAS TENTANG DHARMA WANITA PERSATUAN
Dharma Wanita Persatuan merupakan organisasi kelanjutan dari organisasi Dharma Wanita.
Dharma Wanita adalah organisasi istri Pegawai Republik Indonesia yang berdiri sejak tahun 1974. Pendirinya adalah Ibu Tien Soeharto. Dengan adanya tuntutan reformasi, sebagai wujud penyesuaian terhadap perkembangan zaman dan situasi di masyarakat, maka organisasi Dharma Wanita berubah menjadi organisai sosial kemasyarakatan yang diberi nama Dharma Wanita Persatuan pada tanggal 7 Desember 1999. Penambahan kata “Persatuan” dibelakang nama Dharma Wanita adalah atas usulan Ibu Sinta Nuriyah sebagai Penasihat Utama Dharma Wanita pada saat itu, disesuaikan dengan nama kabinet yang dipimpin oleh Presiden Abdurrahman Wahid, yaitu Kabinet Persatuan Nasional. Dharma Wanita Persatuan merupakan organisasi netral secara politik, demokratis dan mandiri dalam menentukan visi, misi dan kebijaksanaan organisai dengan tujuan meningkatkan kualitas sumber daya dan kesatuan bangsa melalui bidang pendidikan, bidang ekonomi dan bidang sosial budaya.